Senantiasa lisanmu basah dengan zikir kepada Allah
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Abdullah bin Busr -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Seorang lelaki datang kepada Nabi ﷺ seraya berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat-syariat Islam bagi kami sangat banyak, apakah ada satu bab lengkap yang bisa kita pegang?" Beliau bersabda, "Senantiasa lisanmu basah dengan zikir kepada Allah." Dalam riwayat lain dari hadis Mu'āż bin Jabal -raḍiyallāhu 'anhu-, ia meriwayatkan: Hal terakhir yang menjadi perpisahanku dengan Rasulullah ﷺ adalah ucapanku kepada beliau, "Amalan apa yang terbaik dan lebih dekat dengan Allah?" Beliau menjawab, "Dirimu mati dalam kondisi lisanmu basah dengan zikir kepada Allah ﷻ."
Explanation
Maka beliau ﷺ membimbingnya agar lisannya selalu digerakkan untuk terus-menerus berzikir kepada Allah Ta'ala di setiap waktu dan keadaan berupa tasbih, tahmid, istigfar, doa dan lain sebagainya.
Benefits
2- Di antara karunia besar Allah ialah dimudahkan sebab-sebab pahala.
3- Perbedaan bagian setiap hamba dalam mendapatkan pintu-pintu kebaikan dan kebajikan.
4- Banyak berzikir kepada Allah dengan lisan dalam bentuk tasbih, tahmid, tahlil, takbir, dan lain sebagainya yang diikuti dengan kehadiran hati dapat menggantikan banyak amalan sunah.
5- Perhatian Nabi ﷺ kepada para penanya dengan menjawab setiap orang dengan jawaban yang sesuai dengan kondisinya.
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

