Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan apa yang diperintahkan Allah: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn, allāhumma-`jurnī fī muṣībatī wa akhlif lī khairan minhā (Sesungguhnya kami milik Allah dan sungguh kepada-Nyalah kami akan kembali; ya Allah, berilah aku pahala pada musibahku dan berilah aku penggantinya yang lebih baik), kecuali Allah akan memberinya pengganti yang lebih baik
Choose an available translation of this Hadeeth
Teks hadis
Ummul Mukminin Ummu Salamah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Aku pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan apa yang diperintahkan Allah: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn, allāhumma-`jurnī fī muṣībatī wa akhlif lī khairan minhā (Sesungguhnya kami milik Allah dan sungguh kepada-Nyalah kami akan kembali; ya Allah, berilah aku pahala pada musibahku dan berilah aku penggantinya yang lebih baik), kecuali Allah akan memberinya pengganti yang lebih baik." Ummu Salamah berkata, "Ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku bertanya, 'Muslim mana yang lebih baik dari Abu Salamah?! Keluarganya adalah yang pertama kali berhijrah kepada Rasulullah ﷺ.' Tetapi kemudian aku tetap membacanya, maka Allah menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai ganti bagiku."
Penjelasan
Faedah
2- Menengadahkan doa kepada Allah dalam musibah karena Allah memiliki penggantinya.
3- Keharusan melaksanakan perintah Nabi ﷺ bagi seorang mukmin sekalipun tidak tampak hikmah perintah itu baginya.
4- Seluruh kebaikan ada dalam pelaksanaan perintah Nabi ﷺ.
Attribution
Kategori
Bagikan hadis
Sharing options

