Siapa yang mengerjakan salat kita, menghadap kiblat kita, serta memakan sembelihan kita, maka itulah muslim yang mendapatkan jaminan Allah dan jaminan Rasulullah. Maka, janganlah kalian mengkhianati Allah dalam jaminan-Nya
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang mengerjakan salat kita, menghadap kiblat kita, serta memakan sembelihan kita, maka itulah muslim yang mendapatkan jaminan Allah dan jaminan Rasulullah. Maka, janganlah kalian mengkhianati Allah dalam jaminan-Nya."
Explanation
Benefits
2- Urusan manusia dibawa kepada amalan mereka yang nampak, bukan yang batin. Barang siapa menampakkan syiar-syiar agama, maka berlaku baginya hukum-hukum pemeluknya, selama ia tidak menampakkan kebalikannya.
3- Ibnu Rajab berkata, "Penyebutan menghadap kiblat adalah isyarat tentang keharusan mengerjakan salat kaum muslimin yang disyariatkan di dalam kitab yang diturunkan kepada Nabi mereka, yaitu salat menghadap ke Ka'bah. Jika tidak, maka orang yang mengerjakan salat menghadap ke Baitulmaqdis setelah itu dimansukh, seperti kaum Yahudi, atau menghadap ke timur seperti kaum Nasrani, maka bukanlah seorang muslim, sekalipun ia mengucapkan syahadat tauhid."
4- Hadis ini mengandung dalil betapa agungnya kedudukan menghadap kiblat dalam salat, karena hanya itu yang disebut dari sekian syarat-syarat salat, padahal masih ada syarat yang lainnya, seperti bersuci dan sebagainya.
5- Ibnu Rajab berkata, "Penyebutan memakan sembelihan kaum muslimin menunjukkan bahwa seseorang harus taat melaksanakan semua syariat Islam yang nampak. Di antaranya yang paling besar ialah memakan sembelihan kaum muslimin serta menyepakati mereka dalam sembelihan mereka. Orang yang enggan melakukan hal itu, maka ia bukan seorang muslim."
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

