Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah telah menghilangkan kebanggaan jahiliah dan kesombongan mereka dengan nenek moyang
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhuma- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ berpidato di hadapan manusia ketika penaklukan Makkah, "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah telah menghilangkan kebanggaan jahiliah dan kesombongan mereka dengan nenek moyang. Manusia terbagi dua; orang yang baik, bertakwa dan mulia di hadapan Allah, dan orang fajir, sengsara dan hina di hadapan Allah. Manusia adalah anak cucu Adam, dan Allah menciptakan Adam dari tanah. Allah berfirman, 'Hai manusia! Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." [QS. Al-Ḥujurāt: 13]
Explanation
1- Orang mukmin, baik, bertakwa, taat nan beribadah kepada Allah ﷻ. Orang seperti ini mulia di hadapan Allah, walaupun tidak memiliki kedudukan sosial atau nasab di sisi manusia.
2- Orang kafir, fajir nan sengsara. Orang seperti ini hina di hadapan Allah, tidak bernilai sama sekali, walaupun memiliki kedudukan dan kekuasaan.
Semua manusia adalah anak cucu Adam, sedangkan Adam diciptakan oleh Allah dari tanah. Manusia yang berasal dari tanah tidak pantas untuk sombong dan membanggakan dirinya. Hal itu sesuai firman Allah ﷻ, "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." [QS. Al-Ḥujurāt: 13]
Benefits
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

