Kami pernah masuk menemui Khabbāb bin Al-Arat -raḍiyallāhu 'anhu- untuk menjenguknya, dan ia telah berobat dengan kayy (sundut api) sebanyak 7 kali.
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Dari Qais bin Abi Hazim, ia berkata, “Kami pernah masuk menemui Khabbāb bin al-Arat -raḍiyallāhu 'anhu- untuk menjenguknya, dan ia telah berobat dengan kayy (sundut api) sebanyak 7 kali. Lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya sahabat-sahabat kami yang dahulu telah pergi sementara mereka tidak kenyang dengan dunia, sementara kami telah mendapatkan segalanya dari dunia hingga tak ada tempat (menyimpan) kecuali Tanah (dipendam). Seandainya Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak melarang kami untuk meminta kematian, niscaya aku akan memintanya.’ Kemudian kami mendatanginya sekali lagi saat ia sedang membangun (pagar) kebunnya. Lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya seorang muslim itu akan diberi pahala dalam segala hal yang ia infakkan bahkan yang ia letakkan di tanah ini.’”
Explanation
Dan larangan yang ada tentang kayy itu ditujukan untuk orang yang meyakini bahwa kesembuhan itu hanya dari kayy. Adapun yang meyakini bahwa Allah -'Azza wa Jalla- adalah Sang Penyembuh, maka tidak mengapa. Atau itu ditujukan kepada orang yang mampu tahan melakukan pengobatan lain, namun karena tergesa-gesa ia tidak menjadikan (kayy) sebagai pengobatan terakhir.
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

