Celakalah hamba dinar, hamba dirham, hamba khamīṣah, dan hamba khamīlah. Jika diberi maka ia rida, dan jika tidak diberi maka ia murka. Celakalah dan merugilah ia; apabila tertusuk duri maka ia tidak dapat mengeluarkannya.
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Celakalah hamba dinar, hamba dirham, hamba khamīṣah (kain dari sutra atau campuran sutra dan wol), dan hamba khamīlah (kain beludru). Jika diberi maka ia rida, dan jika tidak diberi maka ia murka. Celakalah dan merugilah ia; apabila tertusuk duri maka ia tidak dapat mengeluarkannya. Sebaliknya, berbahagialah seorang hamba yang memegang kekang kudanya dalam rangka berjihad di jalan Allah; rambutnya kusut dan kedua kakinya berdebu; bila ditugaskan berjaga maka ia berada di bagian berjaga, dan bila ditugaskan di barisan belakang maka ia berada di barisan belakang; bila meminta izin maka ia tidak akan diizinkan, dan bila memberi syafaat (rekomendasi) maka rekomendasinya tidak dikabulkan."
Explanation
Sebaliknya, sebagian orang ada yang menjadikan rida Allah dan negeri akhirat sebagai tujuannya, sehingga dia tidak mengangankan kedudukan dan tidak mengejar ketenaran, melainkan dia meniatkan amalannya dalam rangka ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Ciri kelompok orang ini ialah tidak memperhatikan penampilannya, rida di tempat mana pun dia ditempatkan, dipandang remeh oleh manusia, dan menjauhkan diri dari para pemegang kedudukan dan jabatan; sehingga ketika dia meminta izin kepada mereka maka dia tidak diizinkan, dan ketika dia memberi syafaat (rekomendasi) maka mereka tidak mengabulkan rekomendasinya, akan tetapi kesudahannya adalah surga, dan itu adalah sebaik-baik balasan.
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

