Sesungguhnya Allah menjadikanku seorang hamba yang mulia dan bukan sebagai orang yang angkuh lagi kejam
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Dari Abdullah bin Busr -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memiliki sebuah mangkuk besar yang disebut Al-Garrā` yang biasanya harus dibawa oleh empat orang. Pada waktu Duha setelah mereka shalat Duha, mangkuk itu dibawakan dan telah berisikan makanan di dalamnya. Mereka berkumpul mengelilingi mangkuk tersebut. Ketika mereka telah banyak, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- duduk berlutut. Seorang Arab baduwi berkata, "Ada acara apa ini?" Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya Allah menjadikanku seorang hamba yang mulia dan bukan sebagai orang yang angkuh lagi kejam." Lantas beliau meneruskan, "Makanlah dari sisi-sisinya dan biarkan dulu bagian yang paling atas (tengahnya), niscaya ia (makanan itu) akan diberkahi."
Explanation
Selanjutnya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Makanlah dari sisi-sisinya dan biarkan dulu bagian yang paling atasnya (tengahnya), niscaya ia akan diberkahi." Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan untuk makan dari berbagai sisinya dan meninggalkan bagian atasnya serta beliau menjelaskan bahwa hal itu termasuk sebab keberkahan dalam makanan.
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

