Apakah kalian mau aku tunjukkan amalan yang dapat menghapus dosa dan mengangkat derajat?
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Apakah kalian mau aku tunjukkan amalan yang dapat menghapus dosa dan mengangkat derajat?" Mereka menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Rasulullah bersabda, "Menyempurnakan wudu pada saat-saat yang tidak disukai, memperbanyak langkah kaki menuju masjid, dan menunggu salat berikutnya setelah selesai salat. Yang demikian itu adalah ribāṭ (berjaga-jaga di jalan Allah)."
Explanation
Para sahabat menjawab, "Ya, kami menginginkan itu." Beliau lantas bersabda:
- Pertama: menyempurnakan wudu saat kondisi sulit, seperti saat cuaca dingin, minim air, rasa sakit pada badan, dan air bersuhu panas.
- Kedua: memperbanyak langkah kedua kaki menuju masjid lantaran keberadaan rumah yang jauh dan rajin ke masjid.
- Ketiga: menunggu waktu salat, menggantungkan hati padanya, sekaligus bersiap dan duduk di masjid untuk menunggu salat jemaah, dan ketika telah salat maka ia menunggu salat berikutnya di tempat salatnya.
Kemudian Nabi ﷺ menerangkan bahwa perkara-perkara ini termasuk kategori berjaga dalam jihad yang sebenarnya karena amalan-amalan itu menutup pintu setan terhadap jiwa, menundukkan hawa nafsu, dan mencegahnya menerima bisikan setan. Dengan hal ini, pasukan Allah mengalahkan pasukan setan. Jadi ini merupakan jihad akbar sehingga sama dengan berjaga pada jalur masuk musuh.
Benefits
2- Bagusnya pemaparan dan cara Nabi ﷺ dalam menarik perhatian sahabat-sahabatnya, yaitu beliau memulai dengan menyebutkan pahala besar dengan cara bertanya. Hal ini merupakan salah satu metode pengajaran.
3- Faedah memaparkan permasalahan dengan sistem tanya jawab ialah penjelasannya menjadi lebih mengena dalam hati karena ada penyamaran dan penjelasan.
4- An-Nawawi -rahimahullah- berkata, "Makna: 'Yang demikian itu adalah ribāṭ', yakni ribāṭ yang dianjurkan. Makna dasar ribāṭ ialah menahan diri pada sesuatu. Seolah-olah ia menahan diri pada ketaatan tersebut. Dikatakan juga, maksudnya: itu adalah sebaik-baik ribāṭ, sebagaimana jika dikatakan: Jihad itu adalah jihad melawan diri. Juga ada kemungkinan bermakna: itu adalah ribāṭ yang mudah dan memungkinkan, lantaran itu termasuk salah satu jenis ribāṭ."
5- Tujuan pengulangan kata 'ar-ribāṭ' yang diawali dengan alif lam takrif adalah sebagai pengagungan terhadap kedudukan amalan-amalan ini.
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

