bahwa dia pernah membawa bayi laki-lakinya yang masih kecil dan belum makan makanan (selain asi) kepada Rasulullah ﷺ. Lalu Rasulullah ﷺ memangku bayi tersebut, tiba-tiba dia kencing di pakaian beliau. Maka beliau minta dibawakan air lalu hanya memercikinya dan tidak mencucinya
Choose an available translation of this Hadeeth
Hadeeth text
Ummu Qais binti Miḥṣan -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan bahwa dia pernah membawa bayi laki-lakinya yang masih kecil dan belum makan makanan (selain asi) kepada Rasulullah ﷺ. Lalu Rasulullah ﷺ memangku bayi tersebut, tiba-tiba dia kencing di pakaian beliau. Maka beliau minta dibawakan air lalu hanya memercikinya dan tidak mencucinya."
Explanation
Benefits
2- Anjuran agar berinteraksi dengan baik, tawaduk, bersikap lembut kepada anak kecil, serta menyenangkan hati para orang tua dengan memuliakan anak-anak mereka serta memangkunya di pangkuan, dan sikap terpuji yang semisal.
3- Najisnya kencing bayi laki-laki, meskipun dia belum makan makanan (selain asi) dengan dasar selera.
4- Tindakan yang dilakukan oleh Nabi ﷺ disebut memerciki (naḍaḥ), dan hal ini hanya berlaku bagi bayi laki-laki yang belum makan makanan. Sedangkan bayi perempuan maka bekas kencingnya harus dibasuh, meskipun masih kecil.
5- Kotoran bayi laki-laki, meskipun sumber asupannya hanya air susu ibu, tetap harus dibasuh seperti najis yang lainnya.
6- Membasuh/mencuci harus lebih dari sekadar mengalirkan air.
7- Sebaiknya seseorang segera membersihkan tempat yang terkena najis agar cepat bersih dari najis, juga agar tidak lupa.
Attribution
Categories
Share hadeeth
Sharing options · 0 Total shares

